Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol1.iss1.18Keywords:
Pengetahuan, teknik marmet, pijat oksitosin, kombinasi terbaik marmet dan pijat oksitosin, kelancaran pengeluaran asiAbstract
Penurunan produksi dan pengeluaran ASI pada hari–hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin sangat berperan dalam kelancaran produksi dan pengeluaran ASI. Usaha untuk melakukan rangsangan hormon tersebut, dapat dilakukan dengan cara mengkombinasikan teknik marmet dan pijat oksitosin. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 30 orang ibu nifas, dengan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang digunakan sebagai alat ukur. Analisis data dengan uji chi square menggunakan metode yate’s correction.
Hasil Penelitian diperolehpengetahuan ibu nifas tentang efektifitas kombinasi teknik marmet dan pijat oksitosin berpengetahuan kurang 7 responden (23,3%) berpengetahuan cukup 12 (40,0%) dan sisanya 11 responden (36,7%) berpengetahuan baik. Kelancaran pengeluaran ASI, tidak lancar 14 responden (46,7%), lancar 16 responden (43,3%). Hasil uji statistik menggunakan chi square test diperoleh hasilp value (0, 046) < α (0,05) atau X2 hitung (3,999) > X2 tabel (3, 84146), Ha diterima, ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Efektifitas Teknik Marmet dan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di BPM Erwatun Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



