Pengaruh Pemberian Yogurt pada Ibu Hamil terhadap Hipertensi Gestasional
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.23Keywords:
Penurunan Tekanan Darah, YogurtAbstract
Hipertensi merupakan gangguan paling sering dalam kehamilan dan penting diperhatikan karena menyebabkan angka kematian dan kesakitan yang cukup tinggi pada maternal dan perinatal. Hipertensi dapat menjadi suatu komplikasi yang mematikan, yaitu pendarahan dan infeksi, yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan angka kematian ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian yogurt pada ibu hamil trimester II dan III dengan hipertensi kehamilan Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperiment Design dengan pendekatan Static Group Comparison. Populasinya adalah ibu hamil trimester II dan III dengan hipertensi kehamilan yang berada di wilayah kerja puskesmas Karang Ploso. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 18 orang ibu hamildenganhipertensi. Pengambilan data menggunakan observasi dan wawancara pada sampel, data dianalisa menggunakan tabelsilang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penurunan tekanan darahyang di beri perlakuan (yogurt) ≤ 7 hari yaitu sebanyak 6 orang ( 67% ), dan 3 orang penurunan tekanan darah ≥ 7 hari (33%) sedangkan responden yang tidak diberi yogurt penurunan tekanan darah ≤ 7 hari sebanyak 2 orang ( 22 %), penurunan tekanan darah ≥ 7 hari sebanyak 7 orang ( 78% ). Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa H1 diterima ada pengaruh pemberian yogurt pada ibu hamil dengan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat dijadikan informasi bahwa salah satu susu fermentasi bakteri ( yogurt ) dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Sebagai tambahan untuk pengembangan peneliti – peneliti selanjutnya dan menjadi salah satu ilmu pengetahuan baru dalam bidang kesehatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



