Peran Muscle Pumping Exercise pada Ibu Nifas dalam rangka Pemulihan Uterus dan Kestabilan Tekanan Darah
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol6.iss2.59Keywords:
nifas, muscle pumping exersice, tekanan darahAbstract
Latar Belakang Penelitian. Masa nifas merupakan masa dari kelahiran plasenta sampai dengan alat kandungan kembali seperti semula sebelum hamil. Sebagian masyarakat beranggapan masa kritis ibu terjadi saat proses persalinan, namun saat masa nifas hal-hal yang tidak diharapkan pun bisa terjadi. Masalah yang dapat membahayakan kesehatan ibu antara lain perdarahan pasca persalinan, atonia uteri, infeksi dalam masa nifas. Oleh sebab itu, perlu adanya tindakan yang efektif dan efisien dalam pencegahan tanda bahaya masa nifas. Tindakan tersebut adalah muscle pumping exercise yang merupakan tindakan untuk mengalirkan darah dari ekstremitas inferior ke arak atrium dextra pada jantung dan pemulihan uterus dalam proses involusi uteri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran muscle pumping exercise pada ibu nifas dalam rangka pemulihan uterus dan kestabilan tekanan darah. Metode penelitian ini merupakan penelitian studi kasus sehingga dalam proses memperoleh data terdiri dari anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, latihan penguatan otot abdomen dan dasar panggul, dokumentasi, studi kasus, dan telaah dokumen. Hasil penelitian adalah setelah dilakukan muscle pumping exersice selama 3 kali/ 24 jam didapatkan hasil tekanan darah yang semul 100/60 MmHg berubah menjadi 110/70 MmHg. Kemudian untuk TFU (tinggi Fundus Uteri) yang awalnya teraba setinggi pusat berubah menjadi 2 jari di bawah pusat. Selain itu jumlah darah yang keluar semakin berkurang, ibu selama 24 jam ganti pembalut sebanyak 5 kali dan jarak waktu pergantian pembalut semakin lama. Kesimpulan terdapat pengaruh yang bermakna pada ibu nifas dengan muscle pumping exercise dalam rangka pemulihan uterus dan kestabilan tekanan darah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



