Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia 3 – 5 tahun di Posyandu Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol4.iss0.9Keywords:
perkembangan anak, status giziAbstract
Abstrak
Masa balita yang disebut dengan golden periode, merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat pada otak manusia, masa ini otak bersifat plastis dibandingkan dengan orang dewasa sehingga balita sangat terbuka dan peka dalam menerima berbagai macam pembelajaran dan pengayaan baik bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu kita harus memberi masukan dan nilai-nilai yang postiif, menghindari masukan yang bersifat negatif dan sedapat mungkin memberikan asupan gizi yang adekuat, memberikan stimulasi yang baik dan benar, serta memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi anak, sehingga tercapai tumbuh kembang yang optimal.1 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 3 – 5 Tahun di Posyandu Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta.
Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak usia 3 – 5 tahun di Posyandu Tawangsari, Mojosongo, Jebres, Surakarta. Sampel penelitian sebanyak 40 anak dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan chi square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan status gizi dengan perkembangan pada anak usia 3 – 5 tahun. Semakin tinggi status gizi anak semakin meningkat pula perkembangan anak. Hubungan tersebut secara statistik signifikan (OR= 2,785). Nilai p value adalah 0.000 berarti terdapat hubungan status gizi dengan perkembangan pada anak usia 3 – 5 tahun.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



