Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Jamu Tradisional pada Ibu Hamil untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Puskesmas Kembaran II Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol3.iss1.35Keywords:
Penggunaan jamu tradisional, Kesehatan ibu dan anak, Faktor-faktorAbstract
Praktek penggunaan jamu tradisional dalam pemeliharaan kesehatan termasuk dalam masa kehamilan dan nifas di masyarakat merupakan budaya yang diwariskan secara turun menurun dari orang tua. Bidan sebagai tenaga kesehatan di masyarakat mempunyai tugas untuk melakukan promosi terkait penggunaan jamu tradisional yang bermafaat dan aman bagi kesehatan, serta mengedukasi untuk menghindari penggunaan jamu yang merugikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional untuk kesehatan ibu dan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan diambil secara purposive, pada 6 orang partisipan primer dan 4 orang partisipan sekunder sebagai triangulasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan penelitian didapatkan dua tema, yaitu terdapat faktor sosial dan faktor psikologis yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional untuk kesehatan ibu dan anak. Tema pertama tentang faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan jamu tradisional terdiri dari: 1) Informasi penggunaan jamu tradisional merupakan informasi dan pengalaman turun menurun dari orang tua, 2) Dukungan dari suami dan keluarga, 3) Tersedianya penjual jamu gendong dan dukun bayi yang menyediakan jamu untuk masa nifas dan menyusui, dan 4) Informasi dari bidan tentang obat tradisional. Tema kedua tentang faktor psikologis yaitu adanya keyakinan dan kepercayaan pengggunaan jamu tradisional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



