Hubungan Riwayat Keluarga dengan Preeklampsia dan Paritas terhadap Kejadian Preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.40Keywords:
Preeklampsia, Paritas, Riwayat Keluarga Dengan PreeklampsiaAbstract
Preeklampsia (PE) merupakan salah satu komplikasi kehamilan 20 minggu, yang ditandai dengan timbulnya hipertensi disertai dengan proteinuria. Apabila disertai dengan kejang maka disebut dengan eklampsia. Tingginya insidensi dan masih banyaknya faktor risiko, serta masih belum sempurnanya pengelolaan menyebabkan prognosis yang buruk bahkan menyebabkan kondisi kematian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat keluarga dengan preeklampsia dan paritas terhadap kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman . Penelitian retrospektif dengan pendekatan case control. Data diambil dari rekam medis pasien. Populasi dan sampel menggunakan ibu hamil dengan dan tanpa preeklampsia dengan umur kehamilan diatas 20 minggu, dengan tehnik random sampling untuk kelompok kontrol dan total sampling untuk kelompok kasus. Olah data menggunakan chisquare dan odds ratio. Terdapat hubungan yang signifikan dari riwayat keluarga dengan preeklampsia dengan kehamilan preeklampsia, dimana nila p value 0.016 < 0.05, dengan nilai OR sebesar 2.59. Tidak terdapat hubungan yang signifikan dari paritas dengan kejadian preeklampsia, dimana nila p value 0.747 < 0.05, dengan nilai OR sebesar 1.119
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



