Faktor yang Berhubungan dengan Cakupan K4 di Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul Tahun 2017
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol5.iss1.41Keywords:
K4, CakupanAbstract
Kematian maternal dalam suatu negara merupakan ukuran yang dipergunakan untuk menilai baik buruknya pelayanan kebidanan. Indikator yang digunakan dalam kematian ibu adalah Angka Kematian Ibu (AKI). Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan ibu selama masa kehamilannya, Pelayanan antenatal lengkap jika frekuensi pelayanan minimal 4 kali. Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantu, cakupan K1 sudah 100 %, sedangkan cakupan K4 masih di bawah target. Cakupan K 4 terendah di Puskesmas Sedayu II sebesar 72 %. Jika DO K1-K4 lebih dari 10 % maka perlu penelusuran dan intervensi lebih lanjut.
Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan cakupan K4 di Puskesmas Sedayu II Bantul. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul dengan rancangan deskriptif korelasi pendekatan cross sectional bersifat retrospektif menggunakan studi dokumen. Populasi seluruh ibu hamil yang melahirkan pada tahun 2017 di wilayah Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul.
Hasil Penelitian ini yaitu Tidak ada hubungan antara umur dengan K4, nilai ρ value 0.476. Ada hubungan paritas dengan K4, nilai ρ value 0.001. Tidak ada hubungan antara K1 dengan K4, nilai ρ value 0.628. Tidak ada hubungan antara kasus abortus dengan K4, nilai ρ value 0.496.
Tidak ada hubungan antara umur, K1, dan kasus abortus dengan K4. Ada hubungan antara Paritas dengan K4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



