Pengaruh Pemberian Tempe terhadap Kadar Hemoglobin pada Mencit
DOI:
https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol6.iss2.64Keywords:
tempe, hemoglobin, anemiaAbstract
Hemoglobin merupakan faktor penting dalam darah manusia, dan berfungsi untuk mengikat oksigen dalam darah serta untuk mengangkut zat-zat gizi yang diperlukan bagi tubuh. Hemoglobin yang kurang pada tubuh berdampak pada kondisi anemia. Anemia merupakan kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh organ tubuh, oleh karena itu harus dimbangi dengan konsumsi makanan yang mengandung kadar besi yang tinggi. Tempe merupakan bahan pangan yang banyak ditemukan di masyarakat, dan mengandung unsur – unsur gizi yang diperlukan oleh tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tempe terhadap peningkatan hemoglobin mencit. Metode penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan one group pretest posttest design. Sampel sebanyak 18 ekor mencit, analisis data menggunakan Wilcoxon . Hasil penelitian menujukkan bahwa ada pengaruh peningkatan kadar hemoglobin pada mencit sebelum dan setelah pemberian tempe ( p < 0,05)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



