Perkembangan Janin Usia 9 Bulan

perkembangan-janin-9-bulan

Memasuki uisa kehamilan 9 bulan, ibu hamil seringkali merasakan emas menunggu kelahiran bayi yang tinggal menghitung hari. Hal ini memang tindakan yang wajar, terutama untuk anda calon ibu yang baru menantikan kehadiran buah hatiya. Hanya saja, sebaiknya jangan terlalu mengkhawatirkan hal ini dan membuat anda menjadi terus terbebani dengan. Terlalu berlebihan memikirkan hal ini akan mungkin membuat anda tidak nyaman, stres dan bahkan depresi. Kondisi seperti ini dikhawatirkan akan dapat mengangu aktivitas anda dan mengganggu persiapan melahirkan.

Selain itu, perlu diketahui hanya 5 persen bayi yang lahir tepat pada tanggal yang telah diperkirakan. Jadi demikian, anda sebaiknya tetap tenang bila si kecil belum kunjung lahir atau lahir dengan waktu lebih cepat daripada tanggal perkiraannya.

Pada masa kehamilan usia 9 bulan, perkembangan bayi dalam kandungan anda telah mencapai tahapan yang sempurna dan ia pun kini siap untuk dilahirkan ke dunia. Sementara itu, sejak usia kehamilan 8 bualn, sebaiknya anda sudah mulai mempersiapkan diri dan bersiaga agat dapat segera ke rumah sakit bersalin pada saat terjadi kontraksi terasa semakin intens dan teratur.
Bagaimana Pertumbuhan Janin?

Pada bulan ke 9 atau sekitar minggu ke 37, berat badan si kecil kini sudah lebih besar, yakni sekitar 2,8 kilogram. Sementara panjang tubuhnya kini udah sekitar 48,6 cm. Persalinan yang terjadi pada usia ini sudah dianggap cukup umur karena perkembangan bayi sudah memasuki masa yang sempurna. Sementara itu, pada perkembangan beberapa mingug dibualn terakhir kehamilan, perkembangan si bayi dapat dilihat dari beberapa penjelasan dibawah ini.
Hamil Minggu ke 37

Bila ini merupakan kehamilan pertama anda, maka pada usia ini umumnya kelapa si bayi dalam rahim anda sudha berada pada bagian lubang panggul dan disangga oleh tulang panggul. Akan tetapi, bila kehamilan ini adalah kehamilan yang kesekian kalinya, maka kemungkinan kepala buah hati anda belum turun hingga kebagian yang satu ini.

Kebanyakan kepala bayi pada usia minggu ini sudah penuh dengan rambuh sepanjang kurang lebih 3,5 cm. Namun demikian, adapula sebagian lain yang tidak memiliki rambut atau bulu rambutnya tidak tumbuh sekalipun.

Sementara itu, sebagian lanugo atau rambut halus yang menyelubungi bayi telah hilang, ditelah dan akan disimpan bayi dalam ususnya. Nantinya bahan ini akan dikeluarkan oleh bayi melalui kotoran pertamanya saat ia dilahirkan ke dunia. Dimana hal ini disebut dengan mekonium.
Hamil Minggu ke 38

Minggu kedua usia kehamilan anda dibulan terakhir ini membuat berat badan si kecil didalam rahim semakin dikembangkan dengan baik. Begitupula dengan panjang tubuh si kecil yang terus bertambah setiap waktunya.
Kini seluruh organ bagian tubuhnya telah tumbuh dengan sempurna dan berada ditempat yang seharusnya. Paru-paru pada perkembangan ini merupakan organ yang paling lambat mencapa kematangan. Akan tetapi, tak perlu khawatir seiring dengan perkembangan dan pertambahan usianya organ ini akan dapat berkembang dengan baik.

Hamil Minggu ke 39

Bayi anda dapat lahir kapan saja pada minggu ini dengan perkiraan berat badan sekitar 3 kg. Sementara untuk panjang tubuhnya kira-kira telah mencapa 50 cm.
Lapisan vernix caseosa yang selama ini melindungi kulit si kecil dalam rahi sudah mulai meluruh dan membuat cairan ketubah yang sebelumnya jernih berubah menjadi lebih keruh.
Pertumbuhan bulu dikepala atau rambutnya pun kini sudah semakin menebal. Begitpula dengan kuku-kukunya yang sudah semakin memanjang.
Pada umumnya dokter akan mulai memberikan opsi menunggu sekitar dua minggu lagi apabila bayi anda belum kunjung lahir pada tanggal yang telah diperkirakan.

Hamil Minggu ke 40

Pada usia minggu terakhir bulan ke 9 in sebagian bear bayi telah lahir. Haya saja bila bayi anda belum saja lahir, tidak perlu khawatir sebab kondisi ini wajar selama tidak ada gangguan pada kandungan anda.
Bayi anda kini sudah mampu mneguasai kemampuan yang ia butuhkan untuk dapat bertahan hidup diluar rahim. Ia pun sudah mulai sering menghisap jempolnya, sama seperti nantinya ia akan mencari payudara ibu untuk dapat menyusu.
Tubuh anda akan terus memproduksi cairan ketuban meski dalam kadar sedikit hingga si kecil lahir kedunia. Untuk itu, penting sekali bagi anda untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan baik.

Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Ibu Hamil

Pada trimester terakhir ini berat badan anda mungkin hanya mengalami sedikit penambahan dibandingkan pada usia kehamilan sebelumnya. Sementara itu, pasokan cairan ketuban didalam rahim anda akan semakin berkurang sejak usia kehamilan 37 minggu. Selain itu, pada usia kehamilan ini anda akan mungkin mulai merasakan kontraksi palsu. Tubuh akan mempersiakan persalinan dengan leher rahim yang mulai meregang dan melepaskan lendir. Selama kehailan lendir ini akan menutupi jalan lahir guna mencegah masukya bakteri kedalam bagian ini, Sehingga keluarnya lendir dapat emnajdi pertanda bahwa persalinan akan terjadi dala waktu yang dekat.

Sementara itu untuk anda yang selama ini mengikuti senam kehamilan maka usia kehamilan minggu ke 37 adalah masa terakhir anda. Setelah minggu tersebut anda disarankan untuk mulai mempersiapkan pesalinan. Saat pulang dari rumah skait, pastikan bahwa rumah anda telah siap menyambut kehadiran si kecil dengan baju dan perlengkapan bayi sudah tertata dan siap.
Apa Saja yang Perlu Diperiksakan?

Normalnya dalam durasi dua jam anda akan merasaka minimal dua pergerakan bayi. Apabila anda tidak merasakan gerakan tersebut dalam dua jam, silahkan tunggu beberapa lama. Bila setelah menunggu masih tidak ada pergerakan yang terasa, segera periksakan kondisi tersebut ke dokter untuk memastikan kondisi anda saat ini.
Pada umumnya, kebanyakan wanita akan melahirkan pada usia kehamilan 38 sapai dengan 42 minggu. Namun, pada masa kehamilan 41 minggu, dokter biasanya akan memutuskan apakah ibu memerlukan tindakan lain atau masih diperkenankan untuk menunggu.
Perubahan fisik akan semakin dialami oleh ibu hamil pada trimester akhir ini. Beberapa tanda yang cukup menyiksa pada awal kehamilan dulu akan mungkin kembali dijumpai. Pada masa ini pembengkakan pada tubuh adalah kondisi yang umum yang dialami oleh ibu hamil. Akan tetapi, bila anda merasakan pembengkakan yang terjadi secara berlebihan dibeberapa bagian tubuh tertentu seperti tangan, wajah atau bagian kaki. Maka anda patut mewaspadai kodnsii ini dan segera konsultasikan masalah ini dengan dokter. Sebab kondisi ini dapat menjadi pertanda adanya pregnancy induced hypertension (PIH), toksemia dan preeklampsia.
Selain itu, kondisi lain yang perlu diwaspadai adalah diabetes gestasional, anemia dan intrauterine growth restriction (IUGR) atau yang juga dikenal dengan pertumbuhan janin yang terhambat. Semua kondisi ini dapat dipantau dengan selalu memeriksakan kondisi kesehatan anda ke dokter.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan janin usia 9 bulan. Semoga dapat bermanfaat dan memberikan informasi yang anda butuhkan.

Sumber : http://bidanku.com/perkembangan-janin-usia-9-bulan

 

Baca Juga :

Perkembangan Janin usia 3 Bulan

Perkembangan Janin usia 4 Bulan

Perkembangan Janin usia 5 Bulan

Perkembangan Janin usia 6 Bulan

Perkembangan Janin usia 7 Bulan

Perkembangan Janin usia 8 Bulan

Perkembangan Janin usia 9 Bulan

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2017: AKBID HIP | GREEN EYE Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress